Senin, 31 Agustus 2015

Sabar


Mau belajar SABAR?
Nanti kita akan ketemu orang² yg keras kepala kepada kita.

Mau belajar MEMAAFKAN?
Nanti kita akan ketemu orang² yg menyakiti kita.

Mau belajar MEMBERI?
Sebentar lagi kita akan di perhadapkan orang² yg berkekurangan.

Mau belajar RENDAH HATI?
Tunggu saja, akan ada orang² yg merendahkan diri kita.

Kabar buruknya, "HIDUP INI TAK AKAN ADA YG SEMPURNA!!!"

Kabar baiknya, "KITA TAK PERLU HIDUP YG SEMPURNA UNTUK BISA MENIKMATINYA!!!"

Apapun yg sedang kita hadapi, itulah PROSES BELAJAR MENJADI LEBIH BIJAKSANA & DEWASA.

JANGAN MARAH & MENGGERUTU, tapi belajarlah & responi dg benar.

HIDUP ADALAH PROSES PEMBELAJARAN & KEDEWASAAN!!!

Pembelajaran hanya bisa diperoleh pada situasi yg tidak sesuai harapan kita, bukan saat kenyamanan.

Jadilah "Murid Kehidupan" dgn BELAJAR BERSYUKUR & MENGAMBIL HAL YG POSITIF dari setiap peristiwa yg kita hadapi.

Berusahalah SABAR dalam kesedihan,
Berusahalah SABAR dalam kekecewaan,
Berusahalah SABAR dalam kesakitan,
Berusahalah SABAR dalam musibah,
Berusahalah SABAR dalam permasalahan hidup.

SABAR itu susah,
SABAR itu capek,
SABAR itu sakit,
SABAR itu bikin stres, akan tetapi jika kita mampu melewatinya, maka SABAR itu akan menjadi sebuah KEINDAHAN & ARTI sebuah KEHIDUPAN.

Ada kalanya di butuhkan senyuman untuk menangis,
Ada kalanya di butuhkan airmata untuk bahagia,
Ada kalanya di butuhkan canda untuk melepas lelah,
Ada kalanya di butuhkan penat untuk mengukur arti kedamaian,
Ada kalanya di butuhkan "musuh" untuk menjadi korektor,
Ada kalanya di butuhkan "teman" untuk berbagi.

SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3

Jumat, 21 Agustus 2015

Kritik


Kita sering mengkritik orang lain, ϑengαή asumsi bahwa kita sendiri merasa benar ϑαή orang yang kita kritik salah.

Itulah mengapa sering kita mendengar orang berkata tidak apa asalkan kritik membangun.

Setelah sekian lama ϑαή kita mulai tertarik untuk belajar tentang buku2 kebijaksanaan, bahwa sebagian besar buku2 Kebijaksanaan mengatakan bahwa sesungguhnya TIDAK ADA kritik yg MEMBANGUN, semua kritik itu bersifat menghancurkan, merusak ϑαή menekan perasaan orang yang ϑikritiknya.

Sebuah buku Masaru Emoto dari Jepang, yang melakukan uji coba nasi/beras yang kemudian ϑiletakkan ϑi dalam toples yang berbeda.

Toples yang pertama setiap hari ϑi berikan kritikan terus ϑαή ϑi tempel kertas bertulisan kata yang mengkritik, kemudian toples yang kedua ϑiberi pujian ϑαή motivasi setiap hari.

Dan hasilnya dalam 2-3 minggu, toples pertama yang ϑiberikan kritikan setiap hari membusuk kehitaman sedangkan toples kedua ϑengαή isi yang sama masih berwarna putih bersih tak membusuk.

Penasaran pada penjelasan ϑi buku ini, akhirnya saya meminta para guru ϑi sekolah kami untuk melakukan eksperimen ini bersama para murid ϑi sekolah. Ternyata benar hasilnya lebih kurang serupa. 

Toples yang setiap hari ϑiberikan kritikan oleh murid-murid, lebih cepat rusak, hitam ϑαή membusuk.

Melalui eksperimen ini kita ϑiajak agar tidak mengejek, menghujat atau mengkritik sesama teman, ϑαή berlatih untuk bicara baik-baik yang tidak mengkritik.

Coba lihat apa yang Anda rasakan ϑi hati kita pada saat kita sedang ϑikritik oleh orang lain? Nah perasaan yang sama itulah yang juga akan ϑirasakan oleh orang lain yang kita kritik.

Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.

SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3